FOSFORILASI OKSIDATIF PDF

siklus krebs C. Glikolisis, dekarboksilasi asam piruvat, siklus asam sitrat, fosforilasi oksidatif D. Glukoneogenesis, transaminasi, siklus urea, fosforilasi oksidatif. Fosforilasi Oksidatif inggih punika suatu lintasan mètabolismé ingkang gadhah ancas kanggé ngasilaken Ènérgi ingkang wujud ATP, inggih punika ginaakén. DEFISIENSI PADA FOSFORILASI OKSIDATIF “LHON” LHON Mutasi pada mtDNA tersebut dapat bersifat homoplasmi atau heteroplasmi. Homoplasmi adalah.

Author: Shalkree Milabar
Country: Indonesia
Language: English (Spanish)
Genre: Video
Published (Last): 20 August 2004
Pages: 55
PDF File Size: 5.90 Mb
ePub File Size: 6.51 Mb
ISBN: 579-8-89113-985-8
Downloads: 68080
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zulusida

Enzim-enzim yang terlibat dalam lintasan metabolisme ini juga merupakan target dari banyak obat dan racun yang dapat menghambat aktivitas enzim. NAD yang berada di dalam matriks mitokondria.

Dari teori ini, keseluruhan reaksi kemudian disebut fosforilasi oksidatif.

Hal ini dapat mengakibatkan pembentukan radikal bebas, merusak sel tubuh, dan kemungkinan juga menyebabkan penuaan. Elektron yang melekat pada molekul sisi dalam kompleks IV rantai transpor elektron akan digunakan oleh kompleks V untuk menarik ion H dari sitoplasma menuju membran mitokondria sisi luar, disebut kopling kemiosmotik, yang menyebabkan kemiosmosis, yaitu difusi ion H melalui ATP sintase ke dalam mitokondria yang berlawanan dengan arah gradien pH, dari area dengan energi potensial elektrokimiawi lebih rendah menuju matriks dengan energi potensial lebih tinggi.

  BUZ91A DATASHEET PDF

Fosforilasi oksidatif adalah suatu lintasan metabolisme dengan penggunaan energi yang dilepaskan oleh oksidasi nutrien untuk menghasilkan ATP, dan mereduksi gas oksigen menjadi air.

An Entity of Type: Thingfrom Named Graph: Walaupun banyak bentuk kehidupan di bumi menggunakan berbagai jenis nutrien, hampir semua organisme menjalankan fosforilasi oksidatif untuk menghasilkan ATP, oleh karena efisiensi proses mendapatkan energi, dibandingkan dengan proses fermentasi alternatif lainnya seperti glikolisis anaerobik.

Walaupun fosforilasi oksidatif adalah bagian vital metabolisme, ia menghasilkan spesi oksigen reaktif seperti superoksida dan hidrogen peroksida pada oksidatig I.

Menurut teori kemiosmotik yang dicetuskan oleh Peter Mitchell, energi yang dilepaskan dari reaksi oksidasi pada substrat pendonor elektron, baik pada respirasi aerobik maupun anaerobik, perlahan akan disimpan dalam bentuk potensial elektrokemis sepanjang garis tepi membran tempat terjadinya reaksi tersebut, yang kemudian dapat digunakan oleh ATP sintase untuk menginduksi reaksi fosforilasi terhadap molekul adenosina difosfat dengan molekul Pi. Awal lintasan dimulai dari elektron yang dihasilkan oleh siklus asam sitrat yang ditransfer ke senyawa: Proses kopling kemiosmotik juga berpengaruh pada kombinasi gradien pH dan potensial listrik di sepanjang membran yang disebut gaya gerak proton.